Cara Meditasi Untuk Pemula

Cara Meditasi Untuk Pemula – Siapa saja boleh melakukan meditasi. Siapa saja, di mana saja dan kapan saja. Inilah keistimewaan meditasi sebagai aktivitas yang mudah, tanpa syarat apa pun bisa dilakukan semua kalangan, maka dari itu pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan “Bagaiamana Cara Melakukan Meditasi Paling Mudah Untuk Pemula” itu bisa berjalan sebagaimana mestinya.

 

Duduklah di atas bantal atau di kursi dengan punggung tegak

Konsentarsi disertai nafas secara sadar akan mudah berjalan apabila tubuh dalam keadaan tegak. Apabila Anda dalam keadaan duduk di kursi maka usahakan tidak bersandar, namun tubuh tetap tegak, jangan membungkuk sebisa mungkin punggung sampai kepala tegak lurus.

Letakkkan kaki senyaman mungkin, bisa dengan meluruskan kaki luru ke depan, bersila dilantai, ingat, gunakan alas duduk yang nyaman. Apa pun pilihan Anda postur tubuh harus dalam keadaaan tegak lurus.

 

Tidak usah bingung dengan pose tangan Anda

Jika Anda sering melihat di media pasti melihat tangan orang yang konsentrasi dengan meletakkan tangan mereka di atas lutut sambil mempertemukan ibu jari dan telunjuk. Namun apabila hal ini tidak menyamankan diri Anda maka bisa memilih dengan cara meletakkan tangan di paha lurus saja lengan Anda ke bawah. Pilihlah pose yang paling mudah menenangkan nafas dan konsentarsi Anda se-rileks mungkin.

 

Dekatkan dagu ke dada seperti ingin melihat ke bawah.

Memang banyak yang merasa nyaman bermeditasi dengan cara menutup atau membuka mata, meskipun pada umumnya banyak dari mereka lebih nyaman dengan cara menutup mata sedikit menunduk, dada membusung ini akan memudahkan untuk bernafas.

 

Pasanglah waktu/alaram

Pasanglah waktu dengan alarm. Ini akan mengingatkan lama waktu yang Anda tentukan. Jangan bermeditasi terlalu lama, semisal melakukan meditasi satau jam dalam minggu pertama. Mulailah latihan meditasi dengan durasi 3-5 menit dahulu, setelah itu jika ingin menambah durasi maka tambahlah 15 – 30 menit jika Anda menginginkan.

 

Bernapaslah sambil menutup mulut

Tehnik pernafasan dalam proses meditasi adalah bernafas dengan hidung dan mulut dalam keadaan tertutup. Meski rahang menutup namun usahakan jangan mengencang atau berusaha merapatkan gigi, rileks saja se-rilek-rileknya.

 

Fokuskan perhatian Anda pada napas

Usahakan jangan berfikir kegiatan maupun problem dalam keseharian Anda, justru hal ini akan memicu Anda malah sulit konsentrasi dan menambah beban pikiran. Untuk itu usahakan konsentarsi dengan fokus keluar masuknya nafas Anda. Karena dengan konsentrasi pada nafas maka otomatis semua beban hidup Anda hilang dengan sendirinya tanpa susah payah  berfikir solusi berkaitan problem hidup Anda dalam konsentrasi.

Atau coba konsentrasi pada nafas sesuai kenyamanan Anda. Ada yang fokus melalui kembang kempisnya paru-paru, ada yang merasakan keluar masuknya udara melalui lubang hidung. Ada juga yang konsentrasi pada suara nafas saja. Intinya gunakan konsentrasilah senyaman mungkin berkaitan dengan proses nafas ini.

 

Amati napas Anda, tetapi jangan menilainya

Jangan menilai proses keluar masuknya nafas Anda, yang di anjurkan adalah hanya menyadari tarikan dan embusan nafas saja. Jangan berusaha berkaitan dengan perasaan yang Anda rasakan saat ini atau mencoba menggali perasaan yang Anda rasakan semua setelah meditasi. Intinya Anda hnaya menyadari nafas, setelah nafas awal maka sadari nafas berikutnya, bukan berusaha mengamati nafas dengan memikirkannya, namun menyadari nafas dengan merasakannya.

 

Arahkan lagi perhatian pada napas

Mungkin ketika proses meditasi Anda akan kembali mengingat problem-problem yang pernah Anda rasakan dalam kelangsungan hidup Anda, atau Anda mungkin bisa terbawa ke arah konsentrasi lain seperti berffikir akan tagihan, pekerjaan dan sebagainya. Intinya jangan panik, usahakan keluar dari hal itu dan mencoba kembalikan   menyadari dan merasakan keluar masuknya hembusan nafas melalui lubang hidung Anda, rasakan sensasinya, biarkan semua problem-problem tersebut hilang dengan sendirinya.

 

Jangan menyalahkan diri sendiri

Sebelum bermeditasi maka bersiaplah bahwasannya para pemula untuk fokus memang mengalami kesulitan, Jangan salahkan diri sendiri, karena pemula akan mengalami gangguan atau percakapan lain (percakapan batin). Perlu di ingat, menurut pakar meditasi  bahwa proses mengembalikan kesadaran yang simultan atau berulang-ulang  pada momen ini merupakan praktik meditasi yang sesungguhnya. Jangan berfikir dengan hanya dengan satu kali meditasi akan mengubah hidup Anda dalam sekejap, praktik atau proses meditasi lambat laun akan menggiring Anda pada pencapaian sesungguhnya. Maka dari itu lakukan meditasi  secara terus menerus.

Tips selanjutnya :

  • Silent atau matikan nada dering ponsel sebelum aktifitas meditasi dimulai.
  • Sebelum tidur melakukan meditasi terlebih dahulu akan membantu menghentikan proses berfikir, ini akan menjadikan Anda rileks.
  • Aktifitas meditasi merupakan proses yang berkesinambungan, dengan ini Anda akan menyadari bahwa kedamaian dan ketenangan perlahan-lahan akan tumbuh dari diri sendiri.
  • Proses meditasi akan berjalan dengan baik ketika di barengi dengan instrumen musik lebut.

Menyatukan diri dengan alam semesta merupakan tujuan setiap orang, karena hal ini berdampak pada kedamaian sejati. Untuk itu jauhi rasa ingin memiliki apa yang kita lihat, karena hal ini yang justru menjadikan frustasi. Mrai kita meditasi untuk menuju kehidupan damai sentosa.

339 total views, 2 views today